13 Responses

  1. Andi S.E
    Andi S.E 18 March 2010 at 10:59 am |

    Assalaamualaikum wr wb,

    Saya mau tanya, bila penghasilan saya kurang dari 60 juta per tahun, tapi saya punya harta berupa rumah dan deposito total 300 juta, apakah saya hanya cukup formulir 1770 SS saja untuk dilaporkan.

    Wassalaamualikum wr wb

    Reply
    1. admin
      admin 18 March 2010 at 11:37 am |

      Wa’alaikumussalam Bapak Andi… untuk menentukan SPT PPh Tahunan apa yang harus dilaporkan oleh seorang WP OP, memang dilihat dari jumlah penghasilan bruto yang diperoleh WP selama 1 tahun pajak, tetapi harus dilihat juga apakah penghasilan tersebut diperoleh dari 1 atau lebih dari 1 pemberi kerja. Jadi secara singkat dapat dijelaskan jenis SPT PPh Tahunan yang harus dilaporkan WP OP adalah sebagai berikut:
      1. Formulir 1770 SS (SPT Tahunan PPh WP OP Sangat Sederhana) bagi karyawan yang hanya berpenghasilan dari satu pemberi kerja dengan jumlah penghasilan tidak lebih dari Rp 60 juta setahun;
      2. Formulir 1770 S (SPT Tahunan PPh WP OP 1770 Sederhana) bagi karyawan yang berpenghasilan lebih dari Rp 60 juta setahun atau bagi karyawan yang bekerja pada lebih dari satu pemberi kerja, yang tidak mempunyai usaha atau pekerjaan bebas; atau
      3. Formulir 1770 (SPT Tahunan PPh WP OP) bagi WP OP yang mempunyai/melakukan kegiatan usaha atau pekerjaan bebas.
      Dan jangan lupa, untuk mengisi jumlah harta pada akhir tahun (dhi. rumah dan deposito) dan jumlah hutang pada akhir tahun kalau ada (misalnya, hutang bank).
      Demikian, semoga membantu.

      Reply
  2. Andi S.E
    Andi S.E 19 March 2010 at 9:38 am |

    Memang penghasilan bruto saya selama 1 tahun pajak kurang dari 60 juta dan hanya dari satu pemberi kerja. Masalahnya saya baru pertama kali mengirim laporan SPT PPh tahunan tahun ini. Kalau saya menggunakan Formulir 1770 SS berarti saya hanya melampirkan Formulir 1721-A1 saja. Lalu dengan harta di atas apakah cukup diakumulasikan jumlahnya saja atau perlu dirinci, karena di Formulir 1770 SS tersebut tidak ada rinciannya. Terima kasih atas bantuannya.

    Reply
    1. admin
      admin 19 March 2010 at 5:27 pm |

      Untuk SPT 1770SS memang tidak ada rincian jenis dan jumlah harta dan hutang, jadi yang dicantumkan hanya jumlah kumulatif dari harta dan hutang yang dimiliki pada akhir tahun pajak ybs. Demikian Pak Andi, semoga membantu.

      Reply
  3. grace
    grace 7 February 2011 at 1:09 pm |

    saya mau tanya..kalo misalnya punya NPWP tapi tidak bekerja…lalu bagaimana cara melaporkan SPT nya???apakah pakai SPT 1770SS juga??
    Trimakasih..

    Reply
  4. DINDA
    DINDA 11 March 2011 at 9:36 pm |

    Mas saya mau tanya, kalo saya merupakan pegawai swasta yang memiliki penghasilan dibawah 60 jt, tetapi saya tidak memiliki bukti potong, spt yang harus saya isi yang mana?? apakah cukup dengan 1770 ss saja,,,,, terimakasih jawabannya

    Reply
  5. Yuyun
    Yuyun 22 March 2011 at 11:24 am |

    Mas,
    Saya mau tanya.
    Jika seorang istri NPWP kan ikut suami.
    Suami, seorang PNS dan mendapatkan 1721 A2, sedangkan istri mendapat 1721 A1 (swasta dari 1 pemberi kerja).
    Dalam hal ini, penghasilan suami di 1721 A2 60 juta. Formulir apa yang harus diisi ?.. Mohon infonya Mas..

    Reply
    1. Yuyun
      Yuyun 22 March 2011 at 12:48 pm |

      Ralat ..

      penghasilan suami di form 1721 A2 60 juta.
      untuk melaporkan SPT tahunan, form mana yang digunakan ?
      1770 S atau 1770 SS ?
      Mohon infonya ya …

      Reply
  6. Yuyun
    Yuyun 29 March 2011 at 12:01 pm |

    Terima kasih infonya Mas. Tanya lagi ya Mas ?…
    Tadi saya coba melaporkan SPT tahunan saya. Namun setelah melihat data yg ada saya diminta untuk membuat NPWP keluarga dengan no yang sama dengan suami , hanya 3 angka terakhirnya 999.
    Data sbb : 1721 A2 suami 60 juta.
    nanti setelah saya mendapat NPWP, maka laporan saya hanya dilampirkan saja di formulir 1770S bahian II.
    Di bagian depan, tetap data suami yg diisikan…
    Mohonn infonya Mas ..

    Reply

Leave a Reply